Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Bima Anggreyanto

Bima "Kabuik" Anggreyanto

Hello Guys,

First of all, Assalamu’alaikum wr. wb. Tidak ada salahnya bila kita saling mendoakan satu sama lain kan?

Nama saya Bima Anggreyanto, bisa dan biasa dipanggil Bima, Rey (howeks), atau Kabuik (Kabuik adalah nama panggilan saya di sekolah). Status saya sekarang adalah pelajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Bukittinggi, kelas XII jurusan Ilmu Alam. Jabatan saya di Kimpar adalah sebagai anggota seksi bidang humas, yakni koordinator humas SMA Negeri 2 Bukittinggi, merangkap sebagai pengurus blog Kimpar.

Atensi saya terhadap pariwisata telah mendorong saya untuk menjejakkan kaki dan berusaha untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi terhadap dunia pariwisata lewat Kimpar. Kimpar memberi saya kesempatan yang lebih luas dalam mengenal dan memasuki dunia pariwisata. Karena itu, saya sangat tertarik pada visi dan misi serta program Kimpar dan memutuskan untuk join di Kimpar.

Bagi teman-teman yang ingin berhubungan dan menjalin relasi dengan saya silahkan add/follow:

Email : bimaanggreyanto@gmail.com

Facebook : www.facebook.com/kleptomania1

Twitter : http://twitter.com/bimaanggreyanto

Yahoo : bimaanggreyanto@yahoo.com

Blog : http://bimagagahbana.wordpress.com

Program perdana Kimpar!!!

18 Agustus 2009, Kimpar belum resmi berdiri, para pentolan dan pendiri Kimpar menggagaskan program yang sedikit cerdas tetapi sangat gila! Kimpar akan berpartisipasi dalam pawai kemerdekaan RI ke-64 di Bukittinggi!

Maka diadakanlah rapat dua minggu sebelum diadakannya pawai. Melalui perdebatan yang cukup alot, ditentukan bahwa Kimpar (kami) akan melanggeng di karpet kehormatan pertama kami dengan dandanan yang paling sederhana diantara seluruh peserta pawai yang tampil. Hanya bermodalkan karangan bunga dan kostum seadanya kami tampil kelapangan, dan ketika tiba di altar kehormatan, kami memberikan karangan bunga tersebut kepada Walikota.

Eitss, bukan itu saja, selama di perjalanan, sebagian dari kami juga berakting sebagai turis dan guide dan sebagian lainnya memungut sampah di perjalanan. Hal ini kami lakukan sebagai pernyataan simbolis bahwa Kimpar peduli pariwisata dan sebagai generasi cerminan sapta pesona.

Memang, program ini sangat sederhana (dan gila), tetapi program inilah yang jadi program perintis lahir dan resminya Kimpar menjadi sebuah organisasi pariwisata, yang akan saya bagikan kepada anda di lain waktu.

Pasukan Berani Mati

Pak Ketua dan Saya

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.